POTENSI EX CAMP VIETNAM DALAM DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA–VIETNAM

  • Hendri Kremer Institut Teknologi Batam
  • Robert Situmorang Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional

Abstract

Penelitian ini mengkaji potensi Ex Camp Vietnam di Pulau Galang, Kepulauan Riau, sebagai instrumen diplomasi budaya antara Indonesia dan Vietnam. Situs ini merupakan bekas kamp pengungsian warga Vietnam pascaperang yang memiliki nilai sejarah, kemanusiaan, dan budaya, tetapi belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai aset diplomatik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi Ex Camp Vietnam sebagai media diplomasi budaya, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengembangannya, serta mendeskripsikan strategi penguatan situs sebagai destinasi sejarah bernilai diplomatik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, narrative literature review, observasi langsung, studi dokumentasi, dan analisis deskriptif-tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ex Camp Vietnam memiliki potensi sebagai ruang memori kolektif, wisata sejarah edukatif, simbol solidaritas kemanusiaan ASEAN, serta media penguatan hubungan Indonesia–Vietnam. Faktor pendukungnya meliputi kekuatan narasi sejarah, peninggalan fisik, dan nilai edukatif situs, sedangkan hambatannya mencakup keterbatasan konservasi, penyajian narasi diplomatik, dan integrasi kelembagaan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian diplomasi budaya dengan menempatkan situs sejarah pengungsian sebagai aset soft power dan heritage diplomacy yang dapat mendukung pelestarian sejarah, pendidikan publik, serta kerja sama budaya bilateral.
Published
2026-08-18
How to Cite
Kremer, H., & Situmorang, R. (2026). POTENSI EX CAMP VIETNAM DALAM DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA–VIETNAM. JURSIMA, 13(2). https://doi.org/10.47024/js.v13i2.1404